pengertian pajak pribadi

Pendapatan terbesar negara salah satunya berasal dari pembayaran pajak yang dilakukan oleh warga negara. Di Indonesia ada beberapa jenis pajak yang harus dibayarkan oleh seluruh Wajib Pajak, salah satunya adalah pajak pribadi. Berikut ini pengertian pajak pribadi dan jenis-jenis pajak yang harus dibayarkan.

Pengertian Pajak Pribadi

Pajak pribadi merupakan jenis pajak yang dikenakan pada subyek milik orang pribadi atas penghasilan atau pendapatan yang diperoleh selama periode tahun pajak. Pajak pribadi atau pajak orang pribadi sering disebut dengan PPh OP (Pajak Penghasilan Orang Pribadi).

Secara mendasar PPh OP terbagi menjadi 2 yakni orang pribadi yang bekerja sebagai karyawan atau pegawai, dan orang pribadi yang melakukan pekerjaan sebagai pengusaha. Orang Pribadi disini merupakan subyek pajak penghasilan yang mencakup orang pribadi dan bertempat tinggal di Indonesia maupun di luar Indonesia. Pajak penghasilan orang pribadi (PPh OP) merupakan pengenaan pajak terhadap subyek pajak milik orang pribadi atas penghasilan dan pendapatan yang diterima dalam tahun pajak. Ada dua kategori PPh yakni PPh Pasal 21 dan PPh Pasal 26.

Jenis Subjek dan Objek Pajak Orang Pribadi

Seluruh Wajib Pajak Orang Pribadi atau PPh OP akan dikenakan objek pajak yang dimiliki oleh orang pribadi (subyek pajak). Pada umumnya subjek pajak orang pribadi terdiri dari 2 macam yakni subjek pajak orang pribadi yang tinggal di dalam negeri dan subjek pajak orang pribadi yang tinggal di luar negeri. Penjelasan tentang subjek pajak orang pribadi tersebut terdapat pada UU Cipta Kerja nomor 11 Tahun 2020. Sedangkan dalam Pasal 4 ayat (1) UU PPh No. 36 Tahun 2008, dijelaskan ada beberapa jenis obyek PPh Orang Pribadi, antara lain;

  1. Penghasilan dari Pekerjaan meliputi, penggantian atau imbalan, hadiah, penghasilan dari usaha atau pekerjaan bebas (laba dan iuran).
  2. Penghasilan dari Modal (Investasi), meliputi, keuntungan karena penjualan atau pengalihan harta, bunga, dividen, royalti atau imbalan penggunaan hak, sewa dan penghasilan lain yang berhubungan dengan penggunaan harta.
  3. dan Penghasilan lain-lain, meliputi, hadiah, penerimaan kembali pembayaran pajak, perolehan pembayaran berkala, keuntungan dari pembebasan utang, penghasilan usaha berbasis syariah, imbalan bunga, surplus Bank Indonesia, selisih kurs mata uang asing, penghasilan yang belum dikenakan pajak.

Pajak Penghasilan Orang Pribadi ada yang bersifat PPh final, PPh tidak final , dan Penghasilan yang bukan merupakan obyek pajak. Untuk memastikan kewajiban dan perhitungan pajak Anda baiknya konsultasikan pada jasa konsultan pajak terpercaya di kota Anda.

Hubungi Konsultan Pajak Pribadi

Untuk menyelesaikan segala persoalan pajak, Anda bisa bekerjasama dengan jasa konsultan pajak profesional dan terpercaya di kota Surabaya. Dapatkan layanan lengkap dari tim konsultan pajak yang tergabung dalam kantorjasakonsultanpajak.com. Konsultasikan seluruh persoalan Anda terlebih dahulu baik melalui media online ataupun berkunjung langsung ke kantor konsultan pajak Surabaya.

Anda akan mendapatkan bimbingan dan pengarahan secara langsung oleh tim konsultan ahli dan berpengalaman. Silakan konsultasikan persoalan administrasi dan pelaporan pajak Anda dengan tim konsultan terbaik kami.