konsultan pajak pt surabaya
KantorJasaKonsultanPajak.Com

Apakah Anda telah mendirikan badan usaha berbentuk Perseroan Terbatas (PT) di Surabaya dan ingin mengurus segala perpajakan usaha Anda?, artikel berikut ini akan memberikan beberapa informasi mengenai jenis PT dan beberapa jenis pajak yang dikenakan pada badan PT.  Buat Anda yang ingin menyelesaikan masalah perpajakan dengan mudah, baiknya Anda menghubungi konsultan pajak PT terpercaya di kota Surabaya. Dengan menggunakan jasa konsultan pajak, Anda tidak perlu bingung mengurusi seluruh perpajakan perusahaan, karena konsultan akan membantu memudahkan pengurusan sejak awal hingga tuntas. Berikut informasi lengkapnya buat Anda;

Pengertian Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan Terbatas atau disingkat PT merupakan sebuah badan usaha yang didirikan berdasarkan aturan perundang-undangan UU Nomor 40 Tahun 2007. Untuk menjalankan usahanya harus memiliki modal yang terdiri dari saham-saham dengan pemilik memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Selain badan usaha berbentuk PT, ada bentuk badan usaha lainnya seperti firma, CV, hingga koperasi. Untuk mendirikan sebuah PT dibutuhkan modal pendirian kurang lebih sebesar Rp 50 juta dan sebanyak 25 persen dari seluruh modal awal harus ditempatkan dan disetor penuh. Untuk diketahui bersama bahwa modal pendirian Perseroan Terbatas terbagi menjadi 3 bagian yakni modal dasar, modal yang ditempatkan, dan modal yang disetorkan. Berdasarkan UU Omnibus Law Cipta Kerja terbaru diketahui ada kelonggaran dalam ketetapan modal minimal pendiriannya. Dalam pendirian PT harus mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia agar berstatus sebagai badan hukum.

Jenis-jenis Badan Usaha Perseroan Terbatas (PT)

Badan usaha berbentuk PT ternyata memiliki beragam jenisnya dan ini dibedakan berdasakan dari kepemilikan saham atau modal usaha, jumlah pemilik, status keberlangsungan dan domisili pendiriannya. Ada enam jenis Perseroan Terbatas (PT) yang telah didirikan hingga saat ini, antara lain;

1. Perseroan Terbatas Terbuka

Anda tentu sangat mengenal jenis Perseroan Terbatas ini karena banyaknya pemilik jenis PT ini mengiklankan perusahaan ataupun produknya di berbagai media baik televisi maupun online marketing. Perseroan Terbatas Terbuka (TBK) merupakan PT yang sudah go-public atau Initial Public Offering (IPO). Yang menjadi ciri khas dari PT Terbuka ini adalah penyetoran modal didalamnya bersifat terbuka untuk para masyarakat. PT Terbuka akan menjual sahamnya secara terbuka ke masyarakat melalui pasar modal.Contoh perusahaan berbentuk PT Terbuka atau PT TBK seperti PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk., PT Gas Negara (Persero) Tbk., PT Bank Central Asia Tbk., dan masih banyak contoh selainnya.

2. Perseroan Terbatas Tertutup

Berkebalikan dengan PT Terbuka, Perseroan Terbatas Tertutup ini tidak menjual sahamnya secara terbuka ke masyarakat luas melalui pasar modal. PT Tertutup memiliki modal usaha dari kalangan tertentu atau terbatas saja seperti halnya dari anggota keluarga, sahabat, kerabat, dan lainnya. Contoh perusahaan dengan jenis PT Tertutup seperti Bakrie Group, Sinar Mas Group, Salim Group, Lippo Group, dll.

3. Perseroan Terbatas Perorangan

Jenis PT ini sangat jelas dibedakan dari kepemilikan sahamnya yang hanya dipegang dan dimiliki oleh satu orang saja. Dalam Perseroan Terbatas Perserongan ini pemilik tunggal tersebut juga akan berperan sebagai direktur perusahaan. Sehingga, dalam PT Perseorangan ini hanya satu orang yang memiliki kekuasaan tunggal dan memiliki seluruh kewenangan direktur dan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).

Baca juga: Konsultan Pajak Pribadi Surabaya

4. Perseroan Terbatas Domestik

Perseroan Terbatas ini merupakan jenis PT yang telah berdiri dan menjalankan seluruh operasional perusahaannya di dalam negeri. Seluruh kegiatan atau aktifitas perusahaan ini harus mengikuti aturan yang berlaku berdasarkan perundang-undangan dalam negeri.

5. Perseroan Terbatas Asing

Berkebalikan dengan PT Domestik, PT Asing ini merupakan perusahaan yang telah berdiri di luar negeri atau negara lain dan menjalankan peraturan yang berlaku dalam negara tersebut. Secara kepemilikan pendiri dan sahamnya semuanya milik orang asing. Namun, ini berbeda dengan kasus orang asing yang mendirikan PT di dalam negeri, maka jenis PT ini masuk dalam aturan PT Domestik yang harus mengikuti aturan undang-undang dalam negeri untuk menjalankan operasionalisasi perusahaanya.

6. Perseroan Terbatas Kosong

Sangat berbeda dengan jenis PT lainnya, Perseroan Terbatas Kosong ini merupakan jenis PT yang sudah memiliki izin usaha dan izin lainnya, tetapi belum memiliki kegiatan yang dilakukan untuk kelangsungan perusahaan. Contoh PT kosing ini antara lain PT Adam Air, PT Semen Kupang, PT Bayur Air, PT Asian Biscuit, dan lainnya.

Syarat Pendirian Badan Perseroan Terbatas (PT)

Berdasarkan UU No. 40 Tahun 2007 diterangkan beberapa syarat pendirian Perseroan Terbatas (PT) secara formal sebagai berikut;

  1. Pendiri minimal 2 orang atau lebih (pasal 7 ayat 1)
  2. Akta Notaris yang berbahasa Indonesia
  3. Setiap pendiri harus mengambil bagian atas saham, kecuali dalam rangka peleburan (pasal 7 ayat 2 dan ayat 3)
  4. Akta pendirian harus disahkan oleh Menteri Kehakiman dan diumumkan dalam BNRI (pasal 7 ayat 4)
  5. Modal dasar minimal Rp 50 juta dan modal disetor mninimal 25% dari modal dasar (pasal 32 dan pasal 33)
  6. Minimal 1 orang direktur dan 1 orang komisaris (pasal 92 ayat 3 dan pasal 108 ayat 3)
  7. Pemegang saham harus WNI atau badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia, kecuali PT PMA.

Dalam proses pengurusannya lebih detail lagi, syarat pendirian Perseroan Terbatas (PT) ditambahkan beberapa dokumen penting, antara lain;

  1. Fotokopi KTP pemegang saham dan pengurus, minimal 2 orang.
  2. Fotokopi KK penanggungjawab/ direktur.
  3. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) penanggungjawab
  4. Foto ukuran 3×4 (2 lembar berwarna) penanggungjawab.
  5. Fotokopi PBB domisili perusahaan
  6. Dan Fotokopi surat kontrak/sewa kantor atau bukti kepemilikan tempat usaha
  7. Surat keterangan domisili dari pengelola gedung jika berdomisili di gedung perkantoran
  8. Surat keterangan RT/RW (jika dibutuhkan, untuk perusahaan yang berdomisili di lingkungan perumahan) khusus luar Jakarta.
  9. Kantor berada di wilayah perkantoran/plaza, atau ruko, atau tidak berada di wilayah permukiman.
  10. Siap disurvei.

Baca juga: Apa itu Pajak Pribadi?

Jenis Pajak Perseroan Terbatas (PT)

Dalam badan usaha berbentuk Perseroan Terbatas (PT) memiliki sifat dasar adanya pemisahan kekayaan perusahaan dengan pemilik perusahaan. Adapun jenis pajak yang menjadi kewajiban Perseroan Terbatas, antara lain;

1. PPh Pasal 21

Pajak PPh 21 merupakan pajak yang dikenakan atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lainnya atas pekerjaan, jasa, atau kegiatan lain dengan nama dan bentuk apapun yang diterima oleh Wajib Pajak. Pajak ini dibayarkan secara rutin tiap bulan. Perusahaan akan melakukan pemotongan penghasilan karyawan secara langsung dan menyetorkannya ke kas negara. Perusahaan pun bisa menunjukkan jumlah atau bukti pemotongan gaji karyawannya dalam keterangan di slip gaji.

2. PPh Pasal 23

Berbeda dengan PPh pasal 21, Pajak ini dikenakan pada penghasilan atas modal, penyerahan jasa, atau hadiah dan penghargaan, selain yang telah dipotongkan oleh PPh 21. Pemungut pajak atau pihak berwenang akan memotong pajak ini pada saat transaksi dividen (pembagian keuntungan saham), royalti, bunga, hadiah dan penghargaan, sewa dan penghasilan lain yang terkait dengan penggunaan aset selain tanah atau transfer bangunan, atau jasa.

3. PPh Pasal 25

Pajak ini dikenakan pada seluruh Wajib Pajak untuk tujuan meringankan beban Wajib Pajak. PPh 25 merupakan angsuran pajak yang berasal dari jumlah Pajak Penghasilan terutang menurut SPT Tahunan PPh dikurangi PPh yang dipotong, serta PPh yang dibayar atau terutang di luar negeri yang boleh dikreditkan. Jenis pajak ini harus dibayar atau dilunasi dalam kurun waktu satu tahun dan pembayarannya tidak bisa diwakilkan.

4. PPh Pasal 29

Pajak ini dikenakan ketika jumlah pajak terutang suatu perusahaan dalam satu Tahun Pajak lebih besar dari jumlah kredit pajak yang telah dipotong oleh pihak lain dan yang telah disetor sendiri. Maka nilai lebih pajak terutang tersebut menghasilkan PPh Pasal 29. Dengan demikian, PPh 29 merupakan PPh kurang bayar yang tercantum dalam SPT Tahunan PPh, yakni sisa dari PPh yang terutang dalam Tahun Pajak yang bersangkutan dikurangi dengan Kredit PPh (PPh 21, 22, 23 dan seterusnya) dan ditambahkan PPh 25.

5. PPh Pasal 4 Ayat 2

PPh ini adalah pemotongan atas penghasilan yang dibayarkan sehubungan dengan jasa tertentu dan sumber tertentu seperti jasa konstruksi, sewa tanah/bangunan, pengalihan hak atas tanah/bangunan, hadiah undian, dan lainnya. Ada beberapa macam Tarif pajak yang dikenakan mulai dari tarif 0-20%, tarif 0,1%, tarif 0,5%, tarif 2-6%, tarif 2,5%, tarif 5%, tarif 10%, tarif 20%, dan tarif 25%.

6. PPh Final PP 23/2018

Pajak ini dikenakan pada Badan dengan nilai peredaran bruto maksimal Rp 4,8 miliar. Pembayaran pajak ini dilakukan saat penghasilan diterima. Untuk tarif PPh final dengan omzet kurang dari Rp. 4,8 miliar sesuai dengan PP Nomor 23 Tahun 2018 adalah 0,5%. Namun, pemberlakukan tarif 0,5% untuk omzet bruto ini tidak berlaku selamanya.

Baca juga: Jasa Pengacara Pajak Surabaya

Mudah Urus Pajak PT dengan Bantuan Konsultan Pajak Profesional

Konsultan pajak merupakan orang, badan, lembaga atau organisasi yang memberikan layanan jasa konsultasi perpajakan pada seluruh wajib pajak agar bisa melaksanakan hak dan kewajiban pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Konsultan pajak akan membantu Anda sebagai Wajib Pajak Pribadi untuk mengurus berbagai hal terkait dengan masalah pajak.

kantor jasa konsultan pajak
Layanan Profesional dari KantorJasaKonsultanPajak.Com

Ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan ketika menggunakan layanan jasa konsultan pajak profesional, antara lain;

1. Lebih Mudah dan Cepat

Dengan keahlian yang dimiliki para konsultan pajak, seluruh persoalan pajak yang Anda hadapi bisa diselesaikan dengan mudah dan cepat. Anda tidak perlu menyita waktu dan banyak meninggalkan pekerjaan utama untuk mengurusi segala administrasi dan proses pelaporan pajak. Cukup konsultasikan kebutuhan Anda dan tim siap bekerja dengan sepenuh hati.

2. Lebih Terencana

Ada banyak hal yang harus dipersiapkan dalam membuat perencanaan pajak, mulai dari melakukan pemetaan dan pengumpulan informasi secara menyeluruh terhadap segala aset, pendapatan dan segala hal yang dikenai pajak berdasarkan aturan perundang-undangan. Dengan bantuan konsultan pajak, Anda akan dibimbing dan diarahkan dalam membuat perencanaan pajak yang efektif dan efisien sesuai situasi atau kondisi Anda.

3. Lebih Aman dan Nyaman

Adanya peraturan perundang-undangan tentang perpajakan tentunya perlu dipahami seluruh wajib pajak agar tidak terjadi kesalahan dan kerugian dikemudian hari. Dengan menggunakan konsultan pajak, Anda tidak perlu pusing memahami seluruh aturan perundang-undangan tersebut karena tim konsultan pajak akan memberikan solusi pajak terbaik dan tentunya aman. Tidak hanya itu, tim konsultan pajak akan membantu Anda menghadapi proses pemeriksaan pajak dari pihak berwenang dan siap menyelesaikan persoalan sengketa pajak (jika terjadi) hingga tuntas.

Hubungi Konsultan Pajak Surabaya

Untuk menyelesaikan segala persoalan pajak, Anda bisa bekerjasama dengan jasa konsultan pajak profesional dan terpercaya di kota Surabaya. Dapatkan layanan lengkap dari tim konsultan pajak yang tergabung dalam kantorjasakonsultanpajak.com. Konsultasikan seluruh persoalan Anda terlebih dahulu baik melalui media online ataupun berkunjung langsung ke kantor konsultan pajak Surabaya.

Anda akan mendapatkan bimbingan dan pengarahan secara langsung oleh tim konsultan ahli dan berpengalaman. Silakan konsultasikan persoalan administrasi dan pelaporan pajak Anda dengan tim konsultan terbaik kami.